Selasa, 24 Juni 2014

Pengertian dan Contoh Komputer Digital



Pengertian dan Contoh Komputer Digital

Tulisan ini secara khusus akan membahas tentang pengertian dan contoh komputer digital. Minimal ada tiga jenis komputer (Komputer Analog, Komputer Digital, Komputer Hybrid), dan kompuyer digital merupakan komputer yang sangat banyak di pakai oleh masyarakat sekarang ini. Era digital turut memberikan kontribusi yang besar bagi antusiasme dan minat masyarakat terhadap jenis komputer ini.

Pengertian Komputer Digital

Klo anda bertanya mengenai pengertian tentang komputer digital, maka sebetulnya ia adalah komputer yang sering kita pakai untuk aktivitas sehari-hari. Jika dibandingkan dengan komputer kuantum, maka ia sama sekali berbeda. Microprocesor atau apa yang disebut dengan CPU (Central Processing Unit) adalah inti dari elemen komputer digital; bentuknya chip kecil dan terdiri dari transistor-transistor yang begitu banyak.

Komputer jenis ini dimanfaatkan untuk mengolah data baik dalam bentuk huruf maupun angka. Ia seringkali dignakan untuk aplikasi bisnis dan teknik. Diantara keunggulannya adalah tingkat ketepatannya yang sangat tingggi, output yang dihasilkan bisa berupa, huruf, angka, gambar maupun grafik, dapat menyimpan data, data yang disimpan bisa dikoreksi, dan ia dapat melakukan operasi logika.

Contoh Komputer Digital

Karena komputer digital adalah komputer yang kita operasikan sehari-hari, maka untuk zaman sekarang ini, ia bisa berupa berbagai jenis komputer, sebagai contoh adalah: desktop, laptop, netbook, Personal Digital Assistant (PDA), Minicomputer, Server, Supercomputers, dan komputer tablet.

Jenis-jenis tersbut hanyalah sedikit dari beberapa contoh saja. Dengan era yang semakin maju tentunya akan semakin banyak jenis komputer digital.

Komponen Komputer Digital

Terdapat tiga komponen utama dalam komputer digital: 1. Hardware, yang terdiri dari Input/Output Device (I/O Device); Storage Device (perangkat penyimpanan); Monitor /Screen Monitor; Casing Unit., dan Central Procesing Unit (CPU). 2. Software, yang terdiri dari Sistem Operasi, Program Utility, Program Aplikasi, Program Paket, dan Bahasa Pemrograman, PHP, ASP, dBase, Visual Basic, dll. 3. Brainware (User).

Sampai di sini dulu ya ulasan mengenai komputer digital: pengertian, contoh dan komponen-komponennya. Semoga bermanfaat.

sumber : blogpustakadigital.blogspot.com

Pengertian Backup Data, Fungsi Back Up dan Cara Backup Data


Pengertian backup data

Adalah memindahkan atau menyalin kumpulan informasi (data) yang tersimpan di dalam hardisk komputer yang biasanya dilakukan dari satu lokasi/perangkat ke lokasi/perangkat lain. Data atau kumpulan informasi tersebut bisa berupa file dokumen, gambar, video, audio, system windows, driver, atau software/program tertentu.

Fungsi backup data
Kegunaan atau manfaat back up data yaitu kita masih mempunyai cadangan data dari data yang hilang/rusak/terhapus, baik yang disebabkan oleh kesalahan kita sendiri atau faktor lain di luar kemampuan kita, seperti: terkena virus, file rusak (tidak bisa dibuka), perangkat komputer error/bermasalah, mati listrik, bencana, dan lain sebagainya.
Dengan begitu cadangan data yang sudah kita simpan tersebut dapat kita gunakan kembali sebagai pengganti data yang telah hilang/rusak/terhapus tadi. Fungsi back up data lebih mengacu pada faktor keamanan dan kenyamanan dalam menggunakan komputer.

Cara Backup Data
Cara back up data bisa dilakukan dengan berbagai perangkat, baik itu melalui hard disk internal itu sendiri, hardisk eksternal, CD R/RW, DVD R/RW, flash disk, memory, maupun software backup baik yang bisa didapatkan secara gratis dengan mendownloadnya di internet maupun yang berbayar.
Nah, itulah pengertian, fungsi, dan cara backup data secara umum yang belum dijabarkan satu persatu. Untuk masalah teknisnya kita akan membahasnya secara lengkap di lain waktu di blog ini agar Anda dapat lebih mudah memahami dan mempraktikkannya.

PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI (TI) DALAM BIDANG AGROTEKNOLOGI



 Peran Teknologi Informsi dalam penyuluhan pertanian

Perkembangan teknologi informasi dan multimedia begitu cepat sehingga menuntut peningkatan kualitas sumber daya tenaga penyuluh. Penyuluh pertanian dituntut untuk memahami teknologi informasi dan komunikasi selain dari ilmu-ilmu mengenai pertanian. Oleh sebab itu para penyuluh juga harus mampu mengaplikasikan teknologi informasi sebelum mereka melakukan penyuluhan-penyuluhan.

Penyuluhan pertanian adalah suatu usaha atau upaya untuk mengubah perilaku petani dan keluarganya agar mereka mengetahui dan mempunyai kemauan serta mampu memecahkan masalahnya sendiri dalam usaha atau kegiatan pertanian guna meningkatkan hasil usaha dan tingkat kehidupannya.

FUNGSI - FUNGSI PENYULUHAN :